Muhammad Tito Karnavian punya target yang jelas. Sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, ia ingin pengungsi yang masih bertahan di tenda segera dipindahkan. Harapannya, sebelum Lebaran nanti, mereka sudah bisa tinggal di tempat yang lebih layak.
“Saya sengaja mengundang kaitan dengan masalah pengungsian. Terutama yang masih ada di tenda, karena kita berharap sebelum Lebaran tidak ada lagi yang ada di tenda,” tegas Tito dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/3/2026).
Pernyataan itu ia sampaikan dalam sebuah rapat koordinasi tingkat menteri yang digelar hybrid dari Kantor Kemendagri, Jakarta. Menurut Tito, situasi dimana pengungsi masih harus tinggal di tenda hingga bulan ketiga pascabencana ini sudah jadi perhatian serius pemerintah. “Tidak elok,” ujarnya singkat.
Di sisi lain, data terbaru dari BNPB menunjukkan ada tren positif. Jumlah pengungsi di tiga provinsi terdampak terus menurun. Di Sumatera Barat, misalnya, sudah tidak ada lagi pengungsi yang menghuni tenda. Namun begitu, di Aceh dan Sumatera Utara, masih ada warga yang bertahan di tempat penampungan sementara.
Di Aceh, mereka tersebar di beberapa kabupaten seperti Aceh Utara, Tamiang, hingga Gayo Lues. Sementara di Sumut, titik pengungsian masih ada di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah.
Artikel Terkait
Sembilan Kementerian Sepakati Kerja Sama Tangani Kesehatan Jiwa Anak
PDIP Jatim Undang 500 Anak Yatim dan Salurkan 360 Ribu Paket Sembako
Anggota DPR Desak Pemerintah Segera Lindungi Jemaah Umrah di Tengah Konflik AS-Israel-Iran
Gus Yahya: Indonesia Harus Manfaatkan Keanggotaan di Badan Perdamaian untuk Redakan Timur Tengah