Usai acara, Sigit menyampaikan apresiasinya.
Pesan itu jelas. Di tengah tekanan global yang mencemaskan, soliditas bangsa adalah harga mati. Sigit menambahkan, hanya dengan cara itulah program-program pemerintah untuk kesejahteraan rakyat bisa tetap jalan.
Pesan yang sederhana, tapi konteksnya berat. Silaturahmi Ramadan kali ini bukan sekadar ritual tahunan. Ia menjadi ruang konsolidasi, mengingatkan semua bahwa di tengah badai dunia, kita harus berpegangan tangan.
Artikel Terkait
Warga Tangkap Penjambret di Parung Usai Aksi Tarik Tas Bikin Korban Oleng
Anggota DPR Janji Bawa Aspirasi Petani dan Nelayan Sidoarjo ke Paripurna
Jemaah Iran Menghilang di Tanah Suci, Diduga Terkait Ketegangan Geopolitik
Bayi Dua Hari Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk, Disertai Surat Pilu dari Kakak 12 Tahun