Suasana duka di Desa Ragung, Sampang, mendadak tegang. Sejumlah ibu-ibu, atau yang akrab disapa emak-emak, ternyata menahan prosesi pemakaman. Mereka bersikeras, jenazah yang hendak diberangkatkan ke peristirahatan terakhir itu belum bisa dikubur. Alasannya sederhana namun pelik: almarhumah punya utang yang belum lunas.
Peristiwa ini terjadi Sabtu lalu, 28 Februari. Menurut keterangan Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, jenazah adalah seorang perempuan berinisial SM (46). Baru setelah keluarga menyatakan kesanggupan untuk menanggung utang-utang itu, proses pemakaman akhirnya bisa berjalan lancar.
Video yang merekam kejadian ini pun viral. Dalam cuplikan itu, terlihat dua orang perempuan mendekati seorang kiai yang sedang memimpin doa. Mereka meminta izin untuk menyampaikan sesuatu, yang rupanya adalah soal tanggungan utang almarhumah semasa hidup.
“Panikah almarhum andik otang, sagemik gram emas biasah, pesse lema belles juta, perkiraan duratos lema beles jutah otangah,” ujar salah satu emak-emak, menyebutkan nominal yang cukup besar: 25 gram emas dan uang tunai, dengan total perkiraan mencapai Rp 215 juta.
Suaranya tegas, meski suasana di sekelilingnya penuh kepiluan. Mereka mengaku terpaksa melakukan hal itu. Menurut penuturan mereka, keluarga atau ahli waris almarhumah dinilai tak kunjung menunjukkan tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah utang-piutang ini.
“Tak langkong jek koburagi montak tage bedeh nyandek nakpotonah maupun suaminah maupun tretannah tak langkong jek koburagi manggu petong toron.”
Intinya, mereka meminta maaf tapi bersikukuh. Jenazah jangan dikubur dulu sebelum ada yang jelas menjamin pelunasan utang, entah itu anak, suami, atau saudara almarhumah. Bahkan kalau harus menunggu tujuh turunan sekalipun.
Namun begitu, situasi yang memanas itu akhirnya menemui titik terang. Melalui proses musyawarah yang dipantau pihak kepolisian, keluarga almarhum akhirnya menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab. Dengan adanya komitmen itu, jenazah pun akhirnya dapat dimakamkan dengan tenang.
Artikel Terkait
Netanyahu Dikabarkan Terkejut Usai Trump Larang Israel Serang Lebanon
Polda Metro Jaya Sterilkan SUGBK Jelang Laga Ekshibisi Clash of Legends 2026
UNESCO Tetapkan Rabat, Maroko sebagai Ibu Kota Buku Dunia 2026
UNESCO Tetapkan Rabat sebagai Ibu Kota Buku Dunia 2026