Selasa, 3 Maret 2026, menandai hari ke-13 Ramadhan 1447 Hijriah. Bagi warga Banjarmasin, seperti di seluruh penjuru negeri, momen yang paling dinanti adalah tibanya waktu berbuka. Suara adzan Maghrib bukan sekadar penanda berakhirnya menahan dahaga, melainkan awal dari kebahagiaan yang dijanjikan.
Rasulullah SAW pernah bersabda dalam hadis riwayat Imam Muslim:
لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ
Artinya, orang yang berpuasa mendapat dua kebahagiaan: saat berbuka dan saat bertemu Rabbnya. Makanya, tak heran jika detik-detik menjelang buka puasa selalu terasa spesial. Penuh syukur dan harap.
Di sisi lain, momentum ini juga diyakini sebagai saat mustajab untuk berdoa. Sebuah hadis dari Abu Hurairah yang diriwayatkan Imam Ahmad menyebutkan, ada tiga golongan yang doanya tidak tertolak. Salah satunya adalah orang yang berpuasa hingga ia berbuka.
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ...
Doa mereka digambarkan akan dibawa ke langit, pintu-pintunya dibukakan. Sungguh sebuah kesempatan emas yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.
Artikel Terkait
Sultan Cirebon Minta Dukungan Revitalisasi Keraton Kasepuhan ke Kemendikbud
ASDP Siapkan Strategi Penyebaran dan Diskon untuk Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026
Presiden Prabowo Ngabuburit ke Museum Nasional, Apresiasi Revitalisasi Warisan Budaya
Menteri PUPR Targetkan Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi Dimulai Oktober 2026