BI Jateng Siapkan Rp26,32 Triliun Uang Baru untuk Lebaran 2026

- Selasa, 03 Maret 2026 | 15:30 WIB
BI Jateng Siapkan Rp26,32 Triliun Uang Baru untuk Lebaran 2026

Menyambut Idul Fitri 2026, permintaan uang pecahan baru di masyarakat pun mulai merangkak naik. Seperti tahun-tahun sebelumnya, momen Lebaran selalu diwarnai kebutuhan akan uang baru untuk beragam keperluan, mulai dari THR hingga persiapan mudik. Nah, untuk mengantisipasi hal itu, Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah (BI Jateng) bersama jaringan perbankan sudah bergerak lebih dulu. Mereka membuka 251 titik penukaran uang yang tersebar di beberapa kota besar, seperti Semarang, Purwokerto, Tegal, dan Solo.

Upaya ini jelas bukan sekadar rutinitas. Menurut BI, ini adalah langkah krusial untuk menjaga agar roda ekonomi tetap berjalan mulus sepanjang Ramadan hingga puncaknya di hari raya.

Dana Triliunan Disiapkan

Lalu, berapa besar persiapannya? Cukup signifikan. Kepala Perwakilan BI Jateng, M Noor Nugroho, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan dana mencapai Rp26,32 triliun dalam bentuk uang layak edar.

"Kesiapan uang kartal ini faktor penting, apalagi di periode permintaan tinggi seperti sekarang. Sinergi dengan perbankan kami optimalkan agar distribusinya lancar dan tepat sasaran," jelas Nugroho.

Dana segitu banyaknya tentu punya peran ganda. Selain untuk memenuhi kebutuhan internal perbankan seperti mengisi jaringan ATM juga dialokasikan khusus untuk melayani penukaran uang baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

Lebih Dari Sekadar Penukaran

Seluruh kegiatan ini masuk dalam sebuah program bernama Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri, atau disingkat Serambi 2026. Tema yang diusung tahun ini adalah “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”.

Yang menarik, program Serambi ini nggak cuma soal tukar-menukar uang fisik. Ada misi edukasi di dalamnya, yaitu mengajak masyarakat untuk lebih menghargai dan merawat uang Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

Harus Pesan Online Dulu, Ya!

Bagi yang berencana menukar uang, perhatikan jadwalnya. Layanan ini berlangsung dari 18 Februari sampai 13 Maret 2026. Lokasinya bisa di loket bank atau titik-titik strategis lain yang sudah ditentukan.

Tapi, jangan buru-buru datang langsung. Ada aturan baru yang harus diikuti: masyarakat wajib melakukan pemesanan online terlebih dulu. Caranya melalui aplikasi web bernama Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (Pintar) di situs pintar.bi.go.id.

Khusus untuk wilayah Pulau Jawa, pemesanan dibagi dua tahap. Tahap pertama sudah dibuka sejak 13 Februari lalu, mulai pukul 14.00 WIB. Sementara tahap kedua rencananya baru akan dibuka pada minggu keempat Februari 2026.

"Sistem pemesanan digital ini kami terapkan agar prosesnya lebih tertib dan nyaman. Masyarakat bisa pilih lokasi dan waktu sesuai kemauan, dan distribusi uangnya juga jadi lebih merata ke semua daerah," tambah Nugroho.

Oh ya, setiap paket penukaran dalam program Serambi 2026 ini nilainya Rp5,3 juta. Isinya beragam, mulai dari pecahan terbesar Rp50.000 sampai yang terkecil Rp1.000. Cukup untuk memenuhi berbagai kebutuhan saat Lebaran nanti.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar