Lokasinya? Ternyata di kawasan SMK Negeri 1 Bawen, tepatnya di Kelurahan Bawen, Kabupaten Semarang.
Sumarno menambahkan satu hal penting. Tanah yang terdampak proyek ini adalah tanah milik sekolah.
“Kami berharap tanah yang akan menjadi pengganti tidak terlalu jauh dari lokasi sekolah, karena ini bagian dari untuk pembelajaran dari anak-anak kita,” tandasnya.
Di sisi lain, Muhammad Fajri Nuqman selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Yogyakarta-Bawen memaparkan progres proyek. Menurutnya, ada dua bidang lahan milik pemprov yang kena dampak.
Proses pembebasan lahannya sendiri belum tuntas semua. Targetnya, baru akan selesai di akhir tahun 2026. Sementara untuk konstruksi, sudah berjalan di beberapa seksi.
“Hari ini mulai konstruksi untuk Seksi 2 yaitu Banyurejo sampai dengan Mungkid (Kabupaten Magelang). Tahap konstruksi diperkirakan sampai tahun 2029,” pungkas Fajri.
Untuk saat ini, pengerjaan fisik sudah berlangsung di Seksi 1 (Yogyakarta-Banyurejo, Sleman) dan Seksi 6 (Bawen-Ambarawa, Semarang). Tinggal menunggu waktu saja.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
AS dan Israel Hancurkan Pusat Komando IRGC, Khamenei Dikabarkan Tewas
Polisi Amankan 15 Tersangka Pembunuhan Gajah Sumatera di Konsesi RAPP
Bubah Alfian dan Raisa Nyaris Terjebak di Dubai Usai Serangan ke Iran
KPK Periksa Empat Pejabat Pekalongan Terkait OTT Bupati