Langit di atas Teluk kembali bergejolak. Iran melepaskan serangan balasan dengan meluncurkan rudal dan drone ke sejumlah target di kawasan itu. Aksi ini tak lepas dari serangan besar-besaran AS dan Israel sebelumnya, yang disebut-sebut menewaskan pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei. Menanggapi eskalasi ini, beberapa negara Teluk sudah bersiap. Mereka berjanji akan mengambil langkah apa pun demi menjaga keamanan wilayah mereka sendiri.
Di sisi lain, dari Washington, Presiden Donald Trump justru menyoroti sisi lain dari operasi militer tersebut. Ia dengan lantang mengklaim keberhasilan. Menurutnya, serangan gabungan itu berhasil menewaskan 48 pemimpin Iran.
"Tidak ada yang percaya dengan kesuksesan yang kita raih, sebanyak 48 pemimpin telah tewas dalam satu serangan. Dan ini berlangsung dengan cepat,"
kata Trump dalam wawancara dengan Fox News.
Artikel Terkait
Mobil Terbakar Usai Tabrakan di Tol Jagorawi, Diduga Gagal Menyalip
Rupiah Menguat Tipis di Awal Perdagangan, Sentimen Pasar Masih Waspada
Polisi Selidiki Penganiayaan ART di Sunter, Pemicu Diduga Pengotoran Tempat Ibadah
Dolar AS Melonjak ke Level Tertinggi 5 Minggu Imbas Ketegangan Iran-AS