Di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Senin (2/3) lalu, suasana rapat koordinasi lintas sektoral terasa cukup padat. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo duduk bersama sejumlah menteri dan kepala lembaga, membahas satu agenda besar: Operasi Ketupat 2026. Tema rapatnya 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia', tapi pembahasannya meluas hingga ke dampak ekonomi.
Bagi Sigit, keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik bukan cuma soal angka statistik kecelakaan. Lebih dari itu, ia menekankan bagaimana mobilitas masyarakat yang lancar bisa memompa perekonomian di daerah-daerah. "Tentunya kita harapkan pengamanan Operasi Ketupat Tahun 2026 ini juga bisa berhasil dengan maksimal, sehingga multiplier effect bagi perekonomian di daerah tentunya juga akan berdampak signifikan," ujarnya.
Optimisme itu punya dasar. Ia lantas menyebut sebuah angka yang cukup fantastis dari tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah di tahun kemarin, terjadi perputaran uang dari pusat ke daerah sekitar Rp 137 triliun."
Artikel Terkait
Andre Rosiade Salurkan 5.000 Paket Sembako dan Janjikan Program Jangka Panjang di Dharmasraya
Polresta Serang Kota Tangkap Otak Pencurian Motor yang Juga Edarkan Sabu
Kemacetan Parah Landa Tol Jakarta-Tangerang, Perjalanan 35 Menit Membengkak Jadi 3 Jam
Kemenag Ingatkan Perbedaan Visa Haji dan Umrah, Sanksi Penyalahgunaan Bisa Denda Ratusan Juta