Tak cuma berharap pada PBB, Golkar juga meminta pemerintah Indonesia untuk lebih aktif. Mereka mendorong agar Indonesia menggalang kekuatan internasional, mendesak semua pihak kembali ke meja perundingan. Jalur diplomasi, bagaimanapun, harus tetap dibuka lebar.
Sarmuji tak menyembunyikan kekecewaannya. Baginya, perang terbuka ini adalah bukti kegagalan diplomasi, dan rakyatlah yang selalu jadi korban.
“Partai Golkar menyayangkan dan menyatakan kekecewaan yang mendalam atas kegagalan perundingan dan diplomasi yang berujung pada perang terbuka. Perang ini nyata-nyata merugikan rakyat semata,” ujarnya dengan nada prihatin.
Ia pun menutup dengan seruan langsung. “Kami meminta kedua belah pihak untuk mengendalikan diri dan segera menghentikan perang.”
Pesan itu sederhana: hentikan tembak-menembak, selamatkan nyawa orang-orang biasa.
Artikel Terkait
Pendaftaran Program Inkubasi IKM 2026 Jabar Dibuka, Targetkan 200 Pelaku Usaha
Menu Makan Bergizi Gratis Dikritik, BGN Turun Tangan Perbaiki Kualitas
KPK Perluas Penyidikan Suap Bea Cukai ke Dua Produsen Rokok
Ahli Ingatkan Bahaya Overhidrasi: Minum Air Berlebihan Bisa Bebani Ginjal