Di sinilah Didik mulai menceritakan detil peristiwanya. Ia menggambarkan sebuah pertemuan yang ia sebut sebagai wawancara.
"Ya memang pada saat itu kami dipanggil. Suatu hari beliau menjabat, saya dipanggil kemudian saya diwawancara pada saat itu ada saudara Menteri Nadiem dan saudari Najelaa Shihab, berdua," ujarnya.
Namun begitu, suasana saat itu jauh dari kata ideal. Nadanya terkesan tak nyaman saat mengingatnya.
"Tapi waktu saya diwawancara memang suasananya tidak kondusif, karena semua yang saya jelaskan dipotong. Jadi saya tidak bisa menjelaskan secara lebih baik," tutur Didik.
Kesaksian ini ia sampaikan dalam sidang kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Najelaa Shihab, yang disebut hadir dalam wawancara itu, dikenal sebagai penggagas program Merdeka Belajar di Yayasan PSPK. Sidang pun berlanjut dengan pertanyaan-pertanyaan lain, meninggalkan kesan tentang dinamika internal di awal masa jabatan Nadiem yang kini jadi bahan perbincangan di pengadilan.
Artikel Terkait
Idul Fitri 2026 Diprediksi Jatuh pada 21 Maret, Libur Panjang hingga Satu Pekan
Lippo Cikarang (LPCK) Capai Target Penjualan Rp1,65 Triliun, Pendapatan Melonjak 133%
MK Hapus Frasa Tidak Langsung dalam Pasal 21 UU Tipikor untuk Cegah Pasal Karet
Dubes Iran di Jakarta Tolak Signifikansi Reza Pahlavi Usai Wafatnya Khamenei