Hujan deras dan angin yang menggila menerjang Surabya siang itu. Di tengah cuaca buruk itu, dua petugas pembersih kaca apartemen harus berjuang antara hidup dan mati. Mereka terpelanting dari gondola tempat mereka bekerja, tersangkut di tali pengaman. Hasilnya tragis: satu orang tewas, satu lagi terluka.
M. Rokhim, Kabid Pemadam Kebakaran Surabaya, menjelaskan kronologi evakuasi yang dilakukan timnya. Suaranya terdengar lelah.
"Jadi yang satu sudah terevakuasi, dibawa ke rumah sakit. Alhamdulillah kondisi masih sadar,"
Namun, kabar untuk rekan korban lain tak semanis itu. "Yang satu ini masih proses menurun dari lantai 25, kondisi MD (Meninggal Dunia)," imbuh Rokhim, Senin (2/3/2026).
Artikel Terkait
Gubernur DKI Tawarkan Koneksi JPO Sarinah ke Dalam Gedung, Terganjal Status Cagar Budaya
Luna Alhamdy Ungkap Sakit Hati atas Virgoun yang Cepat Move On dan Menikah
Iran Akui Situs Nuklir Natanz Diserang AS dan Israel
Iran Klaim Serang Kapal Induk AS, CENTCOM Bantah dan Konfirmasi Korban Jiwa