Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, akhirnya memutuskan untuk membatalkan rencana pengadaan mobil dinas barunya. Mobil yang nilainya mencapai Rp 8,49 miliar itu sempat memicu perbincangan hangat di masyarakat.
Keputusan itu dia sampaikan lewat rekaman suara yang diunggah di akun Instagram pribadi dan resmi pemprov, Senin lalu. Dalam pesannya, Rudy membuka dengan salam.
"Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh. Kami ingin menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memutuskan untuk membatalkan mobil dinas Gubernur yang sebelumnya direncanakan,"
Rupanya, suara publik yang begitu keras menolak wacana itu benar-benar didengarnya. Dia mengaku telah mempertimbangkan masukan dari warga dengan serius.
"Keputusan ini kami ambil setelah mendengar dan mempertimbangkan secara serius aspirasi serta masukan positif masyarakat Kaltim," lanjutnya.
Menurutnya, pembatalan ini tak akan membuat kinerja pemerintahan jadi terganggu. Pelayanan publik, kata dia, tetap akan berjalan optimal.
Di sisi lain, pria yang akrab disapa Harum ini juga tak sungkan untuk meminta maaf. Permohonan maafnya ditujukan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kaltim.
"Fokus kami tetap pada kesejahteraan masyarakat. Di bulan yang penuh maghfirah, teriring permohonan maaf kami kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Kaltim,"
Ia pun mengucapkan terima kasih atas segala masukan yang datang, melalui berbagai platform. Semua kritik dan saran itu, tampaknya, telah mengubah keputusannya.
Artikel Terkait
Kapolri Perintahkan Densus 88 Tingkatkan Kewaspadaan Teror Jelang Mudik Lebaran
Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Sesaat Sebelum Sidang Skripsi, Motif Asmara
Warga Jakarta Buka Puasa Hari Ini Pukul 18.14 WIB
KPK Siapkan Dakwaan untuk Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid