Warga Cilegon digegerkan oleh sebuah kabar duka. Seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun ditemukan tewas di dalam sebuah rumah mewah. Keadaannya mengenaskan, bersimbah darah.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa siang kemarin, tanggal 16 Desember. Sampai sekarang, apa yang sebenarnya terjadi masih menjadi misteri. Polisi pun masih bekerja keras mengusutnya.
Menurut sejumlah saksi, awal mula tragedi ini dimulai dari sebuah panggilan telepon. Ayah korban, yang hanya disebut sebagai HM, mendapat telepon mendesak dari anak keduanya yang meminta tolong.
Mendengar itu, HM langsung buru-buru meninggalkan tempat kerjanya di Ciwandan. Tujuannya adalah rumah keluarganya di kawasan perumahan BBS 3, Kelurahan Ciwaduk.
Namun begitu sampai dan membuka pintu, pemandangan mengerikan sudah menunggu.
"Setibanya di rumah dan membuka pintu, ayah korban mendapati anaknya dalam kondisi tengkurap dengan luka serius disertai pendarahan hebat. Korban kemudian segera dibawa ke Rumah Sakit Bethsaida Kota Cilegon menggunakan kendaraan pribadi bersama saksi,"
Demikian penjelasan Kapolsek Cilegon, Kompol Firman Hamid, saat dikonfirmasi pada Selasa lalu. Upaya penyelamatan dilakukan, tapi nyawa sang bocah tak tertolong.
Di sisi lain, suasana di lokasi kejadian masih mencekam. Penyebab kematian dan kronologi pasti peristiwa berdarah ini masih gelap. Polisi belum memberikan pernyataan lebih lanjut, sementara warga sekitar hanya bisa berspekulasi dengan perasaan was-was yang tak kunjung hilang.
Artikel Terkait
Kompolnas Resmi Berkantor di Graha Sentana, Perkuat Pengawasan dan Layanan Pengaduan Digital
Laga Persija Vs Persib Dipindah ke Samarinda Imbas Kekhawatiran Keamanan di Jakarta
Pemerintah Pastikan Anggaran 165 Petugas Penjaga Perlintasan Kereta di Sumatera Barat Aman Hingga 2026, Pembangunan Palang Dimulai 2027
Erin Taulany Bantah Aniaya ART, Balik Tuding Korban Rekam dan Sebar Konten Isi Rumah