Namun begitu, Dian tak menampik bahwa proses diplomasi di PBB tetap punya nilai. Forum itu, bagaimanapun, masih menjadi panggung untuk menyuarakan posisi dan keresahan di hadapan masyarakat global. Tanpa langkah nyata, konflik seperti ini justru bisa memperlihatkan betapa lemahnya organisasi internasional ketika berhadapan dengan negara-negara besar.
Peringatan serupa sebelumnya sudah disampaikan langsung dari pucuk pimpinan PBB. Sekjen Antonio Guterres dengan tegas mengecam serangan AS-Israel dan juga serangan balasan Iran. Situasinya mengkhawatirkan.
Guterres memperingatkan, eskalasi militer yang terus terjadi berisiko memicu perang yang lebih luas dan sama sekali tidak terkendali. Yang disesalkan, peluang diplomasi yang sempat dibuka lewat mediasi Oman, sayangnya, tak bisa dimanfaatkan dengan baik.
Pada akhirnya, semua kembali pada meja perundingan. Tapi dengan dinamika politik global seperti sekarang, jalan menuju ke sana terasa amat panjang dan berliku.
Artikel Terkait
Kontak dengan Kerb Buriram Sebabkan Ban Kempes dan Gagalkan Balapan Marquez
Polres Bogor Tangani Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Disabilitas di Citerup
Jenazah Try Sutrisno Dimakamkan di TMP Kalibata Usai Prosesi Khidmat di Masjid Agung Sunda Kelapa
Penganiayaan ART di Sunter Terungkap, Dipicu Pelecehan Tempat Ibadah