"Ada dua hal yang ingin saya sampaikan," lanjut Wiranto.
"Sebagai prajurit, beliau adalah prajurit sejati. Dari pangkat letnan dua hingga bintang empat, perjuangannya tak pernah padam. Beliau memperjuangkan keyakinannya untuk membela nusa dan bangsa. Dan yang luar biasa, dalam setiap misi yang diemban, beliau selalu berhasil."
Di sisi lain, hubungan mereka tak hanya terjalin di ranah formal. Wiranto bercerita bahwa komunikasi dengan almarhum tetap terjalin erat, bahkan setelah masa dinas militer usai.
Try Sutrisno, tuturnya, kerap memberinya nasihat-nasihat kebangsaan yang berharga. Percakapan-percakapan itulah yang kini menjadi kenangan paling berkesan, sekaligus warisan pemikiran yang terus hidup.
Artikel Terkait
Kontak dengan Kerb Buriram Sebabkan Ban Kempes dan Gagalkan Balapan Marquez
Polres Bogor Tangani Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Disabilitas di Citerup
Jenazah Try Sutrisno Dimakamkan di TMP Kalibata Usai Prosesi Khidmat di Masjid Agung Sunda Kelapa
Penganiayaan ART di Sunter Terungkap, Dipicu Pelecehan Tempat Ibadah