Pagi ini, Indonesia berduka. Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden keenam Republik Indonesia, telah berpulang. Ia menghembuskan nafas terakhir di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, tepat pada pukul 06.58 WIB.
Menurut informasi yang beredar, jenazah almarhum rencananya akan segera dibawa ke kediaman duka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Rumah duka itu berada di Jalan Purwakarta, tempat keluarga besar akan menerima pelayat.
Try Sutrisno meninggalkan kita di usia yang cukup lanjut, 90 tahun. Pria kelahiran Surabaya, 1935, ini punya catatan panjang yang tak bisa dipisahkan dari sejarah militer dan politik tanah air. Karirnya dimulai dari dunia kemiliteran, tepatnya setelah lulus dari Akademi Teknik Angkatan Darat pada 1959.
Penugasan pertamanya adalah di Kodam IV/Sriwijaya, sebagai Dan Ton Zipur. Dari sana, karirnya terus menanjak. Ia pernah memegang posisi puncak sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (1986-1988), sebelum kemudian memimpin seluruh jajaran TNI sebagai Panglima ABRI dari 1988 hingga 1993.
Di sisi lain, kehidupan pribadinya juga dibangun dengan kokoh. Pada 1961, ia mengikat janji dengan Tuti Sutiawati. Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai tujuh orang anak; empat putra dan tiga putri.
Puncak karir publiknya tentu adalah ketika ia terpilih menjadi Wakil Presiden. Melalui Sidang Umum MPR tahun 1993, Try Sutrisno mendampingi Presiden Soeharto untuk periode 1993-1998. Masa bakti itu menjadikannya salah satu wapres yang berlatar belakang militer murni.
Namun begitu, era kepemimpinannya bersama Soeharto berakhir pada 1998. Dalam Sidang Umum MPR tahun yang sama, posisinya digantikan oleh B.J. Habibie, menandai babak baru dalam transisi politik Indonesia.
Kini, segala pengabdiannya telah usai. Selamat jalan, Jenderal.
Artikel Terkait
JPPI Desak Pemberhentian dan Pencabutan Gelar Guru Besar Unpad Terduga Pelaku Pelecehan
NO NA Rilis Single Rollerblade Jelang Tampil di Festival Head In The Clouds 2026
Jaksa Tuntut Mantan Pejabat Kemendikbud 6-15 Tahun Penjara atas Korupsi Chromebook Rp 2,1 Triliun
Gencatan Senjata Israel-Lebanon Langsung Diwarnai Pelanggaran di Berbagai Front