Menurutnya, potensi di Banten sendiri sangat besar dengan jumlah desa lebih dari seribu. Ia punya harapan agar Al-Khairiyah nantinya memiliki desa binaan sendiri hasil kolaborasi dengan kementeriannya. Kerja sama ini akan membuka peluang bagi mahasiswa dan alumni. Mereka bisa dilibatkan sebagai pelaku ekspor atau penggerak Desa Wisata dan Desa Tematik.
Nah, soal Desa Tematik ini kaitannya erat dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Desa-desa tematik itulah yang nantinya akan menyuplai bahan baku untuk program MBG, yang saat ini sudah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat.
"Saya doakan Keluarga Besar Al Khairiyah, terutama mahasiswanya, akan menjadi orang-orang yang hebat dan sukses dunia akhirat," tutup Yandri.
Acara itu sendiri dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Tampak hadir Gubernur Banten Andra Soni, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, serta pimpinan Al-Khairiyah seperti Ketua Umum PB KH Ali Mujahidin dan Rektor Universitas Al Khairiyah Dr Rafiuddin. Forkompimda Cilegon dan ratusan mahasiswa juga memadati lokasi, menyemarakkan acara tersebut.
Artikel Terkait
Serangan di Sekolah Dasar Iran Tewaskan 108 Orang, Dikecam sebagai Kejahatan Perang
Harga Emas Antam Stagnan di Rp 3,085 Juta per Gram
Serangan AS-Israel Tewaskan 18 Warga di Lamerd, Mayoritas Anak-Anak
Otorita IKN Bagikan 1.000 Mushaf dan Kurma Raja Salman Sambut Ramadan di Samboja