Situasi semakin mencekam dengan kabar yang beredar mengenai korban di pihak Iran. Menurut sejumlah laporan, Menteri Pertahanan Iran, Amir Nasirzadeh, dan Komandan Garda Revolusi, Mohammed Pakpour, dilaporkan tewas. Sampai saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran maupun komentar dari Israel terkait kabar ini. Keadaan masih gelap dan penuh ketidakpastian.
Di sisi lain, dari Washington, Presiden AS Donald Trump akhirnya angkat bicara.
"Nyawa para pahlawan Amerika yang berani mungkin akan melayang dan kita mungkin akan memiliki korban jiwa, hal yang sering terjadi dalam perang," ujarnya.
Namun, Trump membingkai serangan ini sebagai sebuah tindakan yang perlu. "Kita melakukan ini, bukan untuk saat ini. Kita melakukan ini untuk masa depan, dan ini adalah misi yang mulia," tambahnya. Pernyataannya itu sekaligus menegaskan posisi AS di tengah eskalasi yang semakin panas ini.
Artikel Terkait
Taliban Tawarkan Dialog ke Pakistan di Tengah Korban Berjatuhan di Perbatasan
Jadwal Imsak dan Salat untuk Jakarta dan Kepulauan Seribu Hari Ini, 1 Maret 2026
Netanyahu Klaim Serangan Hancurkan Kompleks Khamenei, Iran Bungkam
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Surabaya 1 Maret 2026