Rantai pasok yang kacau, menurutnya, adalah ancaman nyata yang bisa memukul perekonomian warga. Itu sebabnya, ia menekankan pentingnya solidaritas dan kerja sama.
Di sisi lain, Pramono tak tinggal diam. Ia berjanji akan terus melakukan komunikasi intens dengan berbagai pihak untuk memantau perkembangan situasi. Tujuannya satu: menjaga stabilitas Jakarta di tengau gejolak yang terjadi ribuan kilometer jauhnya.
Pesan akhirnya jelas: dalam ketidakpastian global ini, kolaborasi dan kewaspadaan adalah kunci. Ancaman itu mungkin tidak langsung terlihat, tapi efek gelombangnya bisa sampai ke kita semua.
Artikel Terkait
Netanyahu Klaim Serangan Hancurkan Kompleks Khamenei, Iran Bungkam
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Surabaya 1 Maret 2026
MPR RI dan Liga Muslim Dunia Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan dan Pendidikan
Prabowo: Kebersamaan Imlek dan Ramadan Cerminkan Kekuatan Indonesia