Prabowo: Kebersamaan Imlek dan Ramadan Cerminkan Kekuatan Indonesia

- Minggu, 01 Maret 2026 | 02:30 WIB
Prabowo: Kebersamaan Imlek dan Ramadan Cerminkan Kekuatan Indonesia

Sabtu (28/2) kemarin, Lapangan Banteng di Jakarta ramai oleh perayaan Imlek Nasional. Suasana riuh rendah itu jadi saksi sebuah momen yang cukup langka: tahun baru Imlek 2026 bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Dan di tengah keramaian itu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesannya.

Lewat sebuah video yang ditayangkan di acara tersebut, Prabowo bicara tentang makna mendalam dari kebersamaan dua perayaan besar ini. Baginya, ini bukan cuma soal tanggal yang bertabrakan. Ini lebih dari itu.

"Perayaan Imlek tahun ini memiliki makna yang sangat dalam. Imlek hadir berdampingan dengan bulan suci Ramadhan umat Islam."

Kalimat itu ia ucapkan dengan nada khas. Lalu ia melanjutkan, menegaskan bahwa inilah potret sesungguhnya negeri ini. "Ini adalah wajah asli Indonesia. Berbeda tapi rukun, beragam tapi satu tujuan," tambahnya.

Pesan utamanya jelas: Indonesia tak gentar dengan perbedaan. Menurut Prabowo, justru di situlah letak kekuatan kita. "Indonesia adalah bangsa besar," tegasnya.

"Bangsa besar tidak takut pada perbedaan. Bangsa besar justru merawat perbedaan sebagai kekuatan."

Ucapannya singkat, tapi punya gaung yang panjang. Di lapangan yang penuh warna itu, kata-katanya seakan menemukan konteksnya yang sempurna. Keragaman yang hidup, bukan sekadar wacana.

Jadi, momen langka Imlek dan Ramadan yang beririsan ini ia lihat sebagai cermin. Sebuah refleksi tentang bagaimana seharusnya kita berjalan bersama. Dengan segala perbedaan yang ada, namun tetap mengarah pada satu tujuan yang sama.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar