Dari Kota Bogor, Sabtu (28/2) lalu, datang penjelasan resmi mengenai isu yang sempat mengemuka. Badan Gizi Nasional, atau BGN, membantah keras bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal menggerus anggaran pendidikan. Justru sebaliknya.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan hal itu dalam sebuah konferensi pers. Menurutnya, fungsi pendidikan dalam APBN tetap mengalami peningkatan. Anggaran untuk kementerian terkait dan transfer ke daerah, termasuk untuk guru, tidak berkurang sama sekali.
Jadi, anggapan bahwa dana MBG diambil dari sektor pendidikan itu keliru. Program pemberian makanan bergizi ini berjalan dengan skema pendanaan yang terpisah. Di sisi lain, pemerintah tetap berkomitmen penuh pada pembiayaan pendidikan.
“Fungsi pendidikan tetap meningkat, termasuk anggaran kementerian dan transfer daerah untuk guru,”
Demikian penjelasan Dadan, yang ingin meredam kekhawatiran banyak pihak. Intinya, dua program penting ini dijamin berjalan beriringan tanpa saling mengganggu.
Artikel Terkait
Dosen UPN Veteran Jakarta Tolak Alih Status Jadi Tenaga Profesional Tanpa Kepastian Hukum
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Apresiasi Program Bedah Rumah Lapas Warungkiara yang Libatkan Narapidana
Listrik Padam Berjam-jam di Bekasi Tanpa Pemberitahuan, Warga Keluhkan Gangguan Pekerjaan
Kajari Medan Bantah Tuduhan Pemerasan Kontraktor di Kupang: Itu Fitnah