Sebuah tragedi memilukan kembali terjadi di Sikka, Nusa Tenggara Timur. Seorang siswi SMP, STN (14), harus meregang nyawa di tangan kerabatnya sendiri, seorang remaja berinisial FGR (16). Pemicunya? Penolakan sang korban atas ajakan pelaku untuk berhubungan badan.
Menurut Iptu Reinhard Dionisius Siga, Kasat Reskrim Polres Sikka, peristiwa ini terjadi pada Jumat (20/2). Awalnya sederhana. Korban datang ke rumah FGR hanya untuk mengambil gitarnya. Namun, situasi berubah drastis saat niat buruk pelaku muncul ke permukaan.
“Saat itulah pelaku memaksa korban,” jelas Reinhard.
Suasana pun memanas. Konon, FGR merampas ponsel milik korban. Pertengkaran fisik tak terhindarkan. Emosi yang sudah memuncak itu, sayangnya, berujung pada aksi brutal. Dengan parang bekas membelah durian yang kebetulan ada di situ, FGR mengayunkan senjata itu ke arah STN.
Artikel Terkait
Parade Imlek Nasional 2026 Dibuka dengan Tanda Kerukunan di Lapangan Banteng
Badan Gizi Nasional Tegaskan Kabar PPPK Tahap 3 Adalah Hoaks
Parade Imlek 2026 Warnai Jakarta, Wapres Gibran Dijadwalkan Hadir
Polisi Ungkap Sindikat Pencurian Kabel Telkom di Cileungsi, Pelaku Diduga Mantan Pekerja Rekanan