Dampak bentrokan terakhir ternyata cukup signifikan. Menurut penuturan Mujahid, sedikitnya 13 tentara Afghanistan tewas dan 22 personel lainnya terluka. Korban dari warga sipil juga berjatuhan, dengan sekitar 13 orang mengalami luka-luka.
Dalam pernyataannya, juru bicara itu terlihat kesal. Dia menuding Pakistan seolah-olah tidak punya kemauan untuk duduk berunding. "Mereka tidak menunjukkan kemauan untuk menyelesaikan masalah melalui dialog," katanya.
Klaim dari pihak Afghanistan bahkan menyebut kerugian di sisi Pakistan jauh lebih besar. Mujahid menyatakan 55 tentara Pakistan tewas dan banyak yang luka-luka, dengan 19 pos mereka hancur. Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa mereka kini memegang 23 jenazah tentara Pakistan, plus sejumlah tawanan. "Jumlah pastinya akan kami umumkan nanti," sebutnya.
Di sisi lain, tuduhan dari Islamabad yang selama ini menyebut kelompok Taliban Pakistan menggunakan wilayah Afghanistan sebagai pangkalan serang pun dibantah mentah-mentah oleh Mujahid. Menurutnya, klaim itu tidak berdasar.
Artikel Terkait
Iran Ancam Balas Serangan AS-Israel, Desak DK PBB Bertindak
Wakil Ketua MPR Apresiasi Progres Ekonomi Karbon, Soroti Pentingnya Kepastian bagi Investor
Iran Kecam Serangan Rudal di Teheran sebagai Pelanggaran Kedaulatan oleh AS dan Israel
Erick Thohir Apresiasi 10 Tahun Kepemimpinan Infantino, Sebut Dampaknya Nyata untuk Indonesia