Bentrokan di perbatasan Afghanistan dan Pakistan belum juga reda. Namun, dari sisi Kabul, ada sinyal ingin damai. Pemerintah Taliban yang kini memegang kendali menyatakan keinginan mereka untuk menyelesaikan konflik dengan tetangganya itu lewat jalur diplomasi. Pernyataan ini muncul setelah serangkaian insiden bersenjata yang memanas dalam beberapa waktu terakhir.
Di sebuah konferensi pers di Kandahar, juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mencoba menenangkan situasi.
"Kami telah berulang kali menekankan solusi damai dan masih menginginkan masalah ini diselesaikan melalui dialog," ujarnya, seperti dilaporkan Anadolu Agency, Sabtu lalu.
Namun begitu, nada bicaranya juga menyiratkan ketegangan yang masih membara. Mujahid mengungkapkan bahwa pesawat militer Pakistan masih terlihat mengudara di wilayah udara Afghanistan. Ini terjadi hanya beberapa jam setelah Islamabad diketahui melancarkan serangan udara, yang menyasar tidak hanya Kabul dan Kandahar, tapi juga sejumlah kota lain.
Artikel Terkait
Iran Ancam Balas Serangan AS-Israel, Desak DK PBB Bertindak
Wakil Ketua MPR Apresiasi Progres Ekonomi Karbon, Soroti Pentingnya Kepastian bagi Investor
Iran Kecam Serangan Rudal di Teheran sebagai Pelanggaran Kedaulatan oleh AS dan Israel
Erick Thohir Apresiasi 10 Tahun Kepemimpinan Infantino, Sebut Dampaknya Nyata untuk Indonesia