Pasar properti eksklusif di sekitar Jakarta lagi panas-panasnya. Khususnya di daerah penyangga yang akses dan infrastrukturnya makin kencang berkembang. Ambil contoh kawasan di sepanjang jalur kereta cepat Whoosh, yang menghubungkan Jakarta dan Bandung. Di situ, permintaan akan hunian premium terus merangkak naik.
Nah, melihat tren ini, Kota Kertabumi sebuah kawasan hunian terpadu karya Agung Podomoro Land di Karawang langsung ambil langkah. Mereka baru saja melanjutkan pengembangannya ke fase kedua. Langkah ini jelas menunjukkan komitmen mereka untuk menghadirkan rumah-rumah eksklusif dengan fasilitas premium, menjawab minat masyarakat yang makin selektif mencari tempat tinggal berkualitas dan lingkungan yang tertata rapi.
Menurut Tedi Guswana, Regional Marketing Director Kota Kertabumi, lokasi proyek ini memang dirancang khusus.
"Kota Kertabumi merupakan kawasan eksklusif dengan lokasi strategis di Karawang Kota, dirancang untuk high-end buyer," ujarnya dalam siaran pers akhir Februari lalu.
"Jadi ini sebenarnya jawaban atas masalah lahan yang sudah sangat minim di koridor dan jalur pertokoan utama Karawang. Bisa dibilang, ini tipe terakhir yang kami tawarkan di area segitu," tambah Tedi.
Untuk fase terbaru ini, mereka fokus jual unit Avisha. Modelnya compact dua lantai, cocok banget buat keluarga muda. Yang menarik, unit ini bisa didapat dengan insentif PPN DTP, yang tentu bikin harganya lebih terjangkau. Skema ini diharapkan bisa mendongkrak minat beli, sekaligus memperkuat daya tarik investasi properti di Karawang secara keseluruhan.
"Pengembangan fase ke-2 ini menjadi fase penting bagi Kota Kertabumi," jelas Tedi.
"Kami ingin memastikan setiap unit yang dihadirkan tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga aset bernilai jangka panjang."
Artikel Terkait
Badan Gizi Nasional Tangguhkan 47 SPPG Temukan Makanan Tak Layak
Zelensky Bantah Klaim Rusia Soal Tawaran Senjata Nuklir dari Inggris dan Prancis
Taman Kota Cawang Diduga Jadi Lokasi Praktik Asusila, Akses Gelap Ditutup
Mudik Lebaran Dimulai Lebih Awal, Stasiun Gambir Ramai Pemudik