Dia tak lupa mengapresiasi dukungan Indonesia, yang dinilainya sangat krusial. Dukungan itu, katanya, bukan sekadar simbolis. Tapi penyangga nyata agar rakyat Gaza bisa bertahan dan terus hidup di tanah kelahirannya.
“Kami bangga. Rakyat kami tidak bisa melanjutkan perjuangan tanpa dukungan seperti ini. Ini adalah dukungan besar untuk tetap bertahan di tanah kami,” ucapnya.
Memang kondisinya sangat buruk. Pembunuhan masih terjadi setiap hari, dan lebih dari 85 persen rumah mereka telah hancur. Tapi, masyarakat Gaza menolak untuk pergi. Mereka memilih bertahan.
Di tengah semua kesulitan itu, Abdulfattah punya pesan untuk dunia internasional. Ia mengajak semua pihak melihat tekad yang tak pernah padam.
“Lihatlah mata anak-anak kami. Kalian akan tahu bahwa rakyat Palestina akan terus berjuang untuk merdeka,” serunya.
“Palestina akan merdeka. Insyaallah.”
Artikel Terkait
Polisi Siapkan Enam Kantong Parkir dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Puncak Imlek Nusantara di Lapangan Banteng
Anggota DPR Ingatkan Dapur SPPG Manokwari Utamakan Mutu Makanan Bergizi Gratis
Polisi Bali Uji DNA untuk Selidiki Keterkaitan Potongan Tubuh dan Dugaan Penculikan WNA
750 Personel Amankan Puncak Perayaan Imlek Nusantara di Lapangan Banteng