“Kami akan terus salurkan bantuan selama rakyat Palestina masih memerlukan. Selimut ini bukan cuma kain, tapi juga membawa pesan solidaritas dan cinta dari seluruh masyarakat Indonesia. Amanah ini kami jaga dengan sepenuh hati,” tegas Saidah.
Di sisi lain, ia tak lupa mengajak publik untuk terus berpartisipasi. Zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat Indonesia dinilainya sangat vital untuk meringankan beban saudara-saudara di Palestina.
“Zakat yang ditunaikan tidak hanya menguatkan kita di dalam negeri. Ia juga punya peran dalam misi kemanusiaan global. Kami pastikan semua sampai ke mustahik yang tepat,” pungkasnya.
Bantuan 300 selimut itu mungkin tak banyak dibandingkan dengan skala kebutuhan di lapangan. Namun, di tengah dinginnya malam Gaza, setiap helai kehangatan tentu sangat berarti.
Artikel Terkait
Pemkot Tutup Celah Pagar Taman Cawang untuk Cegah Aktivitas Asusila
Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Rute Jakarta-Bogor Berhasil Diamankan
IDAI Peringatkan Lonjakan Kasus Campak pada Anak Imbas Cakupan Imunisasi Rendah
Jenazah Petani yang Hilang 40 Hari Ditemukan di Hutan Bukit Keciri