Yang cukup mengerikan, tidak ada tanda-tanda kekerasan tumpul atau tajam pada kedua jasad. Namun, kondisi internal mereka cukup parah. Pada putri kecil itu, ditemukan luka melepuh di bagian pipi. Sementara tenggorokan serta organ dalam sang ibu mengalami kerusakan serius.
Menurut keterangan dokter forensik, semua kerusakan itu disebabkan oleh interaksi dengan zat kimia basa kuat.
"Menurut dokter forensik karena interaksi dengan zat kimia basa kuat," terang Dimas, mengulangi poin penting itu.
Sebelumnya, warga setempatlah yang menemukan kedua jasad pada Rabu siang. Saat ditemukan, kondisi mereka diduga kuat telah dibakar dan dalam keadaan tanpa busana. Temuan ini tentu saja mengguncang warga sekitar.
Artikel Terkait
Kakorlantas Polri Sampaikan Duka ke Keluarga Almarhum Bripka Fajar Permana
Hino Serahkan Unit Perdana Bus 4x4 untuk Tambang ke Kontraktor Sultra
Tucker Carlson Sebut Perang Iran sebagai Blunder Terbesar Trump, Hubungan Memanas
2.019 ASN Lolos Seleksi Awal, Siap Jalani Latihan Dasar Militer 45 Hari