Jenderal Sigit tak menampik bahwa Polri masih jauh dari kata sempurna. Institusi ini, akunya, masih memerlukan banyak pembenahan. Karena itulah, ia meminta maaf sekaligus meminta bantuan publik.
"Kami titip diri," lanjutnya.
Ia mengakui bahwa dalam pelaksanaan tugas, masih ada kekurangan. Bahkan, tindakan dari sejumlah oknum yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya pun disebutnya bisa terjadi. Tindakan semacam itu, ia akui, mencederai rasa keadilan di masyarakat. Oleh karena itu, di sisi lain, Sigit juga berharap masyarakat turut serta menjaga agar demokrasi berjalan tertib dan aman. Kerja sama itu, tampaknya, menjadi kunci yang ia tawarkan.
Artikel Terkait
Anwar Abbas Ungkap Rahasia Sukses Chairul Tanjung: Kerja Hingga Tengah Malam
Pemerintah Perpanjang Tenor KPR Subsidi hingga 30 Tahun untuk Ringankan Cicilan
DPR Desak Bapanas Segera Salurkan Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Keluarga
Bareskrim Beri Penghargaan kepada 63 Personel Imigrasi hingga Lapas Atas Sinergi Ungkap Kasus Narkoba