Jenderal Sigit tak menampik bahwa Polri masih jauh dari kata sempurna. Institusi ini, akunya, masih memerlukan banyak pembenahan. Karena itulah, ia meminta maaf sekaligus meminta bantuan publik.
"Kami titip diri," lanjutnya.
Ia mengakui bahwa dalam pelaksanaan tugas, masih ada kekurangan. Bahkan, tindakan dari sejumlah oknum yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya pun disebutnya bisa terjadi. Tindakan semacam itu, ia akui, mencederai rasa keadilan di masyarakat. Oleh karena itu, di sisi lain, Sigit juga berharap masyarakat turut serta menjaga agar demokrasi berjalan tertib dan aman. Kerja sama itu, tampaknya, menjadi kunci yang ia tawarkan.
Artikel Terkait
Blokade AS di Selat Hormuz Pacu Harga Minyak Tembus USD 100 per Barel
Pertemuan Jokowi dan Ahmad Ali di Solo Diwarnai Gelak Tawa Bahas Permintaan JK Soal Ijazah
Polisi Tangkap Ki Bedil dan Broker Senjata Ilegal di Bandung
Anggota DPRD DKI Soroti Pungli Rp100 Ribu ke Sopir Bajaj di Tanah Abang