"Ini tentunya bagian dari upaya kita untuk terus menjaga tali silaturahmi, yang tentunya ini juga menjadi salah satu kekuatan," ujarnya di Gedung Rupatama Polri.
Bagi Sigit, media bukan sekadar partner biasa. Posisinya sangat strategis. "Menurutnya, suara media adalah suara publik," tegasnya.
"Oleh karena itu tentunya, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman media yang terus menyampaikan informasi," sambung Kapolri.
"Dan hal-hal tersebut menjadi tolak ukur. Begitu media menyuarakan suara publik, artinya di situ juga lah kami harus segera bergerak dan merespons cepat. Karena kita menyadari bahwa suara media adalah suara publik yang harus didengar," tambahnya lagi.
Penekanannya jelas. Institusi yang dipimpinnya punya kewajiban menindaklanjuti setiap aspirasi yang disuarakan media, karena itu mewakili kepentingan orang banyak. Di akhir pernyataannya, Sigit kembali mengingatkan tentang kekuatan persatuan.
"Kekuatan kita, kekuatan bangsa kita yang selalu menjaga persatuan, menjaga kesatuan untuk menghadapi berbagai macam tantangan tugas, tantangan bangsa, dan tantangan negara," pungkasnya.
Artikel Terkait
Korlantas Tinjau Kesiapan Pelabuhan Jelang Operasi Ketupat 2026
Menteri Ekonomi Kreatif Buka Bazar Ramadan 2026 di Lhokseumawe, Dorong Brand Lokal
Anwar Abbas Ungkap Rahasia Sukses Chairul Tanjung: Kerja Hingga Tengah Malam
Pemerintah Perpanjang Tenor KPR Subsidi hingga 30 Tahun untuk Ringankan Cicilan