Perlu diingat, investigasi lain yang menuduhnya berupaya membatalkan hasil pemilu 2020 sudah dibatalkan. Itu sesuai kebijakan Departemen Kehakiman yang enggan menuntut presiden yang sedang menjabat.
Lalu, bagaimana tanggapan dari dalam FBI?
Asosiasi Agen FBI mengonfirmasi bahwa pemecatan memang terjadi. Mereka tak segan menyuarakan kecaman keras.
"Tindakan ini jelas melanggar hak proses hukum bagi orang-orang yang mempertaruhkan nyawa untuk melindungi Amerika Serikat," bunyi pernyataan asosiasi.
Mereka juga memperingatkan dampaknya. "Ini melemahkan Biro. Keahlian penting hilang, tenaga kerja jadi tidak stabil, dan kepercayaan pada kepemimpinan pun rusak. Pada akhirnya, kemampuan merekrut juga terancam yang artinya negara justru berada dalam risiko lebih besar."
Suara itu menggema, menandai sebuah babak baru yang bergejolak di tubuh lembaga investigasi paling terkemuka di AS.
Artikel Terkait
Anak Gajah Sumatera Ditemukan Mati Terjerat Tali di Taman Nasional Tesso Nilo
Menguak Makna Iftar Mubarak, Lebih dari Sekadar Ucapan Selamat Berbuka
Menteri Fadli Zon Resmikan Pemugaran Cagar Budaya Masjid Padang Betuah di Bengkulu Tengah
Kim Jong Un Tegaskan Fokus Perluasan dan Penguatan Senjata Nuklir