Paul Munster tersenyum lebar. Senyum itu melebar di pinggir lapangan Stadion Sumpah Pemuda Lampung, Selasa lalu, usai Bhayangkara FC menaklukkan Semen Padang dengan skor telak 4-0. Kemenangan pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 itu bukan sekadar tiga poin biasa.
Ini adalah kemenangan ketiga beruntun mereka di putaran kedua. Catatannya cukup impresif: dari enam laga, tim besutan Wahyu Subo Seto itu mengumpulkan 13 poin. Hanya sekali mereka bermain imbang melawan Persita, dan menelan satu kekalahan dari Borneo FC dengan skor 1-2. Performa solid itu jelas membawa angin segar.
Akibatnya, The Guardians of Saburai melesat naik. Mereka kini bercokol di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan total 35 poin. Paul Munster punya alasan untuk bangga. Tim asuhannya tak cuma bermain atraktif, tapi juga jadi mesin gol yang produktif.
"Kita akui bermain dengan jumlah pemain lebih banyak punya pengaruh besar," ujar Munster.
Namun begitu, pelatih asal Irlandia Utara itu tetap memberikan apresiasi. "Meskipun sebenarnya Semen Padang tampil baik dan terus memberikan perlawanan pantang menyerah," tambahnya. Kemenangan ini, baginya, adalah buah dari kerja keras seluruh skuad.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 3.0 Guncang Tapanuli Selatan
DPR Minta Kejelasan Pemerintah soal Nasib RUU Inisiatif, Termasuk Perlindungan PRT
Kades dan Kontraktor Klaten Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Dana Renovasi Masjid Rp 203 Miliar
Iran Tegaskan Hak Nuklirnya Tak Bisa Ditawar, Desak AS Tunjukkan Itikad Baik