“Masalah kami bukan di pertahanan karena kami tidak kebobolan banyak gol,” paparnya. Tantangan sesungguhnya, tegas dia, adalah menciptakan peluang bersih dan yang paling krusial: menyelesaikannya.
Di sisi lain, Trucha mengapresiasi dukungan manajemen yang telah mendatangkan pemain anyar. Kehadiran mereka diharapkan bisa menambah kedalaman skuad, memberikan lebih banyak opsi saat menghadapi absennya pemain kunci.
“Manajemen sudah melakukan segalanya untuk membantu kami. Sekarang, tugas kami adalah mulai meraih poin,” tegasnya.
Kekecewaan tak hanya dirasakan sang pelatih. Pemain PSM, Luka Cumic, juga mengakui timnya tampil di bawah standar, terutama di babak pertama.
“Kami tidak bermain bagus di babak pertama. Butuh lebih banyak energi dan tekanan,” tutur Cumic.
Memasuki babak kedua, situasi sedikit membaik. Mereka mencoba bangkit dan mengejar gol. Tapi usaha itu sudah terlambat. “Kami harus memberikan 100 persen di pertandingan berikutnya,” pungkasnya, menutup pembicaraan dengan tekad yang masih harus dibuktikan.
Artikel Terkait
Putin Sambut Prabowo di Kremlin, Soroti Arti Penting Kunjungan di Tengah Gejolak Global
Warga Malaysia Diserahkan ke Kejaksaan Terkait 99.600 Pil Happy Five di Dumai
Partisipasi Anambas di Popda Kepri 2026 Terancam Gagal Akibat Kekosongan Anggaran
DPR Tegaskan Tak Ada Akses Bebas bagi Pesawat Militer Asing di Ruang Udara Indonesia