“Kita ingin ini betul-betul mendorong perekonomian daerah. Menciptakan efek berantai yang positif bagi masyarakat di pelosok,” tutur Sigit tentang multiplier effect yang diharapkan.
Di sisi lain, Sigit juga memberi instruksi khusus pada anak buahnya. Dia meminta seluruh jajaran peka terhadap aspirasi yang muncul di media, termasuk selama puncak mudik nanti. Baginya, setiap informasi dari media adalah suara publik yang harus didengar.
“Sekecil apa pun suara dari teman-teman media, itu adalah jeritan masyarakat. Keluhan dan aspirasi publik yang harus kita tanggapi dengan cepat,” tegasnya tanpa basa-basi.
Kapolri memastikan institusinya siap menerima kritik. Evaluasi demi perbaikan pelayanan di lapangan akan dilakukan. Dia juga berjanji tak akan segan menindak tegas anggota yang kedapatan melanggar atau mencederai rasa keadilan selama bertugas.
Pesan itu disampaikannya dengan nada serius tapi santai, di antara hidangan buka puasa. Sebuah ajakan kolaborasi yang terasa personal, jauh dari kesan instruksi kaku.
Artikel Terkait
Kartu Merah VAR untuk Kelly Picu Kekalahan Juventus di Liga Champions
Inisiator Papua Connection Kecam Serangan KKB terhadap Guru dan Tenaga Kesehatan sebagai Teror Kemanusiaan
Atalanta Balikkan Agregat, Hajar Dortmund 4-1 untuk Lolos ke 16 Besar Liga Champions
Polisi Tangerang Bantu Bocah Pemulung yang Jual Gambar untuk Bertahan Hidup