TVRINews, Bangka Barat
Menjelang maghrib, suasana di Mentok selalu berubah. Bukan cuma soal adzan yang akan segera berkumandang, tapi juga riuh rendah orang-orang yang berburu takjil. Ini sudah jadi ritual tahunan warga saat Ramadan tiba.
Di Kecamatan Mentok yang tak lain adalah “Kota Seribu Kue” bazar Ramadan tahun ini terlihat semarak sekali. Puluhan tenda berjejer, difasilitasi berbagai pihak, dipenuhi pedagang yang menawarkan segalanya. Mulai dari minuman pelepas dahaga sampai aneka kue tradisional yang menggiurkan. Kelengkapan jajanannya bikin tempat ini selalu jadi tujuan utama.
Dan kue-kue tradisional khas Mentok memang jadi buruan utama. Kue pelite, tompek selong, sarang madu, dan masih banyak lagi. Semuanya punya cita rasa legit yang sulit ditolak.
Salah satu pengunjung, Ayu, terlihat antusias membawa belanjaannya.
Artikel Terkait
Baskara Mahendra: Dari Finalis Abang None hingga Bintang Film Pemenang Penghargaan
Forum Korban Desak DPR Evaluasi UU Perdagangan Berjangka
Rumah Terduga Bandar Narkoba Digeruduk Massa, Kericuhan Keempat Terjadi di Rohil
Gagalnya Perundingan AS-Iran Dorong Harga Minyak Tembus US$100, Saham Migas RI Menguat