TVRINews, Bangka Barat
Menjelang maghrib, suasana di Mentok selalu berubah. Bukan cuma soal adzan yang akan segera berkumandang, tapi juga riuh rendah orang-orang yang berburu takjil. Ini sudah jadi ritual tahunan warga saat Ramadan tiba.
Di Kecamatan Mentok yang tak lain adalah “Kota Seribu Kue” bazar Ramadan tahun ini terlihat semarak sekali. Puluhan tenda berjejer, difasilitasi berbagai pihak, dipenuhi pedagang yang menawarkan segalanya. Mulai dari minuman pelepas dahaga sampai aneka kue tradisional yang menggiurkan. Kelengkapan jajanannya bikin tempat ini selalu jadi tujuan utama.
Dan kue-kue tradisional khas Mentok memang jadi buruan utama. Kue pelite, tompek selong, sarang madu, dan masih banyak lagi. Semuanya punya cita rasa legit yang sulit ditolak.
Salah satu pengunjung, Ayu, terlihat antusias membawa belanjaannya.
Artikel Terkait
Kritik Pengangkatan Nuryanti di Kemnaker, Rekam Jejak Kinerja Dipertanyakan
Angin Kencang Porak-Porandakan Peternakan Ayam di Pati, Kerugian Capai Miliaran
AHY Bagikan Sembako ke Jemaat Gereja, Dana dari Lelang Lukisan SBY
Pemerintah Tetapkan 16 Hari Libur Nasional dan 6 Cuti Bersama untuk Tahun 2026