TVRINews, Bangka Barat
Menjelang maghrib, suasana di Mentok selalu berubah. Bukan cuma soal adzan yang akan segera berkumandang, tapi juga riuh rendah orang-orang yang berburu takjil. Ini sudah jadi ritual tahunan warga saat Ramadan tiba.
Di Kecamatan Mentok yang tak lain adalah “Kota Seribu Kue” bazar Ramadan tahun ini terlihat semarak sekali. Puluhan tenda berjejer, difasilitasi berbagai pihak, dipenuhi pedagang yang menawarkan segalanya. Mulai dari minuman pelepas dahaga sampai aneka kue tradisional yang menggiurkan. Kelengkapan jajanannya bikin tempat ini selalu jadi tujuan utama.
Dan kue-kue tradisional khas Mentok memang jadi buruan utama. Kue pelite, tompek selong, sarang madu, dan masih banyak lagi. Semuanya punya cita rasa legit yang sulit ditolak.
Salah satu pengunjung, Ayu, terlihat antusias membawa belanjaannya.
Artikel Terkait
Ahli Ingatkan Pentingnya Konsistensi Orang Tua Atasi Kecanduan Gadget pada Anak
PLN Pastikan Tarif Listrik Tak Naik pada Triwulan II 2026
Inter Milan Tumbangkan Como 4-3 dalam Laga Dramatis, Puncak Klasemen Makin Kokoh
Ekonom Kritik Rencana Pemerintah Tarik PNM dan Whoosh ke Bawah Kemenkeu