Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Kali ini, pemicunya adalah pergerakan besar-besaran aset militer AS yang dikerahkan ke wilayah sekitar Iran. Banyak pengamat yang mulai khawatir, perang terbuka di antara keduanya benar-benar bisa terjadi dalam waktu dekat.
Dalam pidato terbarunya di hadapan Kongres, Presiden Donald Trump secara khusus menyoroti Iran. Dia berusaha menjelaskan alasan di balik pengiriman kekuatan militernya ke Timur Tengah.
“Mereka ingin membuat kesepakatan, tapi kita belum mendengar kata-kata rahasia itu: Kami tidak akan pernah memiliki senjata nuklir,” ujar Trump.
Pernyataan itu disampaikannya dalam bagian pidato yang relatif singkat tentang Iran. Intinya jelas: mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir. Namun begitu, Trump terlihat enggan membeberkan tujuan strategis lengkapnya, atau mengapa ancaman perang terhadap Iran justru dikedepankan sekarang.
Artikel Terkait
Fortuner Tabrak Sigra yang Berhenti di Bahu Jalan Gading Serpong
Persib Hadapi Ujian Berat dari Bali United di GBLA, Perjuangkan Puncak Klasemen
DPD Soroti Peran Strategis Perempuan Bentuk Karakter Bangsa di Era Digital
Satu Hilang Diterjang Arus Usai Kecelakaan di Jembatan Sungai Pelus Banyumas