Yang menarik, paket berbahaya itu datang dari tempat yang jauh. Roy menyebutkan titik asalnya: Luksemburg, sebuah negara kecil di Eropa Barat. Ini menunjukkan jaringan internasional terlibat.
Di sisi lain, jumlah barang buktinya cukup fantastis. Ada 4.080 butir MDMA yang berhasil diamankan. Narkoba itu disamarkan dengan rapi sebagai pakaian pernikahan.
Direktur Interdiksi Narkotika Bea Cukai, R Syarif Hidayat, membeberkan detail temuan mereka.
"Kami menemukan satu paket mencurigakan dari luar negeri yang diklaim berisi wedding dress," katanya.
"Setelah diuji, isinya positif narkotika golongan satu jenis MDMA. Totalnya 4.080 butir, atau setara dengan berat sekitar 1,9 kilogram. Jumlah yang tidak sedikit," sambung Syarif.
Kasus ini sekali lagi membuktikan kreativitas para penyelundup. Tapi, juga menunjukkan kewaspadaan petugas yang berhasil mengungkap tipu muslihat mereka.
Artikel Terkait
Yordania Dukung Penuh Rencana Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza
Polisi Dalami Keterkaitan Jambret di Ciomas dengan Kasus Motor Curian
Koper Calon Haji Bangka Tiba, Persiapan Distribusi Dimulai
Guru di Belu Dilaporkan ke Polisi Diduga Aniaya Siswi hingga Pingsan