Ia menambahkan, pihaknya tak akan berhenti sampai di situ. Setelah tiang raib, giliran pembenahan menyeluruh yang akan digarap.
ujar Pramono.
Harapannya, wajah baru Rasuna Said sudah bisa dinikmati saat HUT Jakarta pada 22 Juni nanti. Kawasan yang dulu semrawut oleh proyek gagal itu diimpikan menjadi ruang publik yang tertata, hijau, dan ramah untuk pejalan kaki.
Memang, kisah monorel Jakarta ini sudah jadi cerita usang. Proyek yang terhenti di tengah jalan itu selama bertahun-tahun meninggalkan coretan beton yang mengganggu pemandangan dan tata kota. Keluhan warga pun kerap mengemuka.
Kini, dengan tiang-tiang itu akhirnya tumbang, fokus beralih ke pemulihan. Upaya menjadikan Rasuna Said bukan sekadar jalan protokol, tapi ruang hidup yang lebih nyaman untuk warganya.
Artikel Terkait
Vietnam Undang Paus Leo XIV, Kunjungan Bersejarah Diantisipasi
Wamenkominfo: AI Kunci Genjot Produktivitas dan Keberlanjutan Pertanian
Letnan Jepang Bertahan di Hutan Filipina 29 Tahun Usai Perang Dunia II
Bareskrim Lacak Aset Tersangka Penipuan Dana Syariah Rp2,4 Triliun