Ia menambahkan, pihaknya tak akan berhenti sampai di situ. Setelah tiang raib, giliran pembenahan menyeluruh yang akan digarap.
ujar Pramono.
Harapannya, wajah baru Rasuna Said sudah bisa dinikmati saat HUT Jakarta pada 22 Juni nanti. Kawasan yang dulu semrawut oleh proyek gagal itu diimpikan menjadi ruang publik yang tertata, hijau, dan ramah untuk pejalan kaki.
Memang, kisah monorel Jakarta ini sudah jadi cerita usang. Proyek yang terhenti di tengah jalan itu selama bertahun-tahun meninggalkan coretan beton yang mengganggu pemandangan dan tata kota. Keluhan warga pun kerap mengemuka.
Kini, dengan tiang-tiang itu akhirnya tumbang, fokus beralih ke pemulihan. Upaya menjadikan Rasuna Said bukan sekadar jalan protokol, tapi ruang hidup yang lebih nyaman untuk warganya.
Artikel Terkait
Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba Etomidate Lewat Vape di Jakarta Pusat
BSKDN Perkuat Peran Analis Kebijakan sebagai Think Tank Daerah
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 4.080 Butir Ekstasi Disamarkan sebagai Gaun Pengantin
Riset: Gubernur DKI Pramono Anung Pimpin Keterlibatan Publik di Media Sosial