Jakarta – Di kantor Kemenko PMK yang ramai pada Selasa lalu, sebuah prosesi penting berlangsung. Menteri Koordinator PMK, Pratikno, secara resmi menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja dari Badan Pemeriksa Keuangan. Laporan itu mencakup evaluasi mendetail atas program Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian (SKP) di bidang pendidikan dan kesehatan, mulai dari tahun 2024 hingga Triwulan III 2025.
Tak hanya itu, momentum ini juga sekaligus menjadi tanda dimulainya audit untuk Laporan Keuangan Kemenko PMK tahun 2025. Acara serah terima dokumen dari Anggota III BPK RI, Akhsanul Haq, kepada Menko Pratikno ini menegaskan komitmen transparansi dalam pengelolaan anggaran negara.
Pratikno sendiri tampak menyambut baik hasil audit kinerja tersebut. Menurutnya, temuan-temuan dari BPK sangat berharga untuk mempertajam peran kementeriannya.
Ia kemudian menekankan satu hal: komitmen terhadap digitalisasi. Bagi Pratikno, pemanfaatan teknologi bukan sekadar wacana, melainkan kunci untuk meningkatkan efektivitas koordinasi yang melibatkan banyak sektor.
Soal pemeriksaan keuangan yang baru dimulai, Menko PMK menyatakan kesiapan penuh. Ia memastikan seluruh data dan informasi yang dibutuhkan tim auditor akan disediakan. "Kami menyambut baik entry meeting ini dan akan berusaha meningkatkan dukungan, kesiapan data, serta informasi yang dibutuhkan," tuturnya. Seluruh jajaran internal pun didorong untuk bekerja sigap mendukung proses ini.
Artikel Terkait
Brimob Polda Metro Jaya Gelar Tadarus dan Bagikan Takjil di Ramadan
Trump Klaim Kemenangan Ekonomi dan Keamanan di Pidato Negara, Kongres Terbelah dan Ricuh
Anggaran dan Kualitas Menu Makanan Bergizi Gratis Ramadan Dipertanyakan, BGN Beri Penjelasan
Serangan Udara Myanmar Tewaskan Belasan Warga Sipil di Pasar Rakhine