Istora Senayan bergemuruh, Kamis (22/1) lalu, saat dua pasangan ganda putra Indonesia saling sikut di babak 16 besar Indonesia Masters 2026. Hasilnya? Fajar Alfian dan Muhammad Fikri keluar sebagai pemenang setelah duel sengit tiga gim melawan Leo Carnando dan Bagas Maulana. Skor akhirnya 21-16, 18-21, dan 21-13. Mereka butuh satu jam lebih satu menit untuk memastikan tiket ke babak berikutnya.
Pertarungan langsung panas sejak bola pertama melayang. Gim pembuka berlangsung ketat, dengan kedua pasangan saling kejar tanpa ampun. Leo dan Bagas memang langsung ngegas, mendorong Fajar/Fikri tertinggal 2-6. Tapi perlahan, pasangan peringkat satu dunia itu menemukan ritme. Mereka bangkit, menyamakan kedudukan 6-6, dan terus menempel ketat. Di interval, selisihnya cuma satu poin: 10-11.
Setelah jeda, duel tetap berjalan alot. Poin silih berganti. Namun di momen-momen kritis, MURIANETWORK.COM dan Fikri terlihat lebih dingin. Pukulan-pukulan mereka tajam dan penuh tipuan, seringkali mengecoh lawan. Dari skor 15-16, mereka merangkai enam poin beruntun dan menutup gim pertama dengan mantap, 21-16.
Memasuki gim kedua, suasana berubah. Kedua pasangan justru terlihat gegabah. Banyak pukulan yang meleset atau nyangkut di net. Kesalahan sendiri mendominasi. Nah, di tengah kekacauan itu, Leo/Bagas bisa sedikit lebih rapi. Mereka meraih keunggulan 7-11 menjelang interval.
Selepas ganti sisi, MURIANETWORK.COM/Fikri mencoba menenangkan permainan. Mereka bermain lebih sabar, mengurangi kesalahan, dan menyusun serangan lebih terukur. Strategi itu membuahkan hasil. Mereka berhasil mengejar ketertinggalan dan menyamakan skor di 15-15. Sayangnya, momentum tak sepenuhnya berpihak. Leo dan Bagas, dengan semangat juang tinggi, memaksakan diri meraih poin-poin penutup. Gim kedua pun jatuh ke tangan mereka, 18-21.
Gim penentu pun dimulai. Fajar/Fikri langsung menancap gas, ingin menguasai jalannya pertandingan. Tapi Leo/Bagas jelas tak mau menyerah begitu saja. Pertukaran poin masih terjadi, meski Fajar/Fikri berhasil menjaga jarak. Mereka memimpin 9-5, lalu memperlebar jarak menjadi 11-6 saat interval tiba.
Setelah bertukar sisi lapangan, Leo/Bagas mencoba bangkit. Mereka memanfaatkan perubahan arah angin dengan baik, mendekatkan skor menjadi 9-11, lalu 11-13. Tekanan mulai terasa. Fajar/Fikri sempat melakukan beberapa kesalahan, tapi mereka cepat memperbaiki diri. Dengan menjaga tempo permainan tetap tinggi, mereka akhirnya mampu melepaskan diri. Poin demi poin mereka kumpulkan, dan pertandingan ditutup dengan skor 21-13 untuk kemenangan Fajar Alfian/Muhammad Fikri.
Artikel Terkait
Dewa United Balikkan Keadaan, Kalahkan Madura United 2-1 dan Buka Peluang Empat Tim Zona Degradasi
Marc Marquez Rebut Pole Position MotoGP Spanyol 2026, Kualifikasi Diwarnai Insiden Pembalap
Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026 Usai Kalahkan Gresik Phonska Plus, Raih Gelar Back-to-Back
Persib Bandung Terancam Gagal Hattrick: Tiga Lawan Berat Siap Hambat di Sisa Musim