Menurutnya, tindak lanjut bagi siswa yang terdeteksi bermasalah adalah kunci. Program CKG bukan cuma untuk memeriksa, tapi juga jadi sarana edukasi. Di sana, siswa diajarkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai benteng pertahanan pertama.
Ramadhan menambahkan, deteksi dini ini penting untuk semua kalangan. "CKG ini penting untuk preventif dan promotif. Jika ada penyakit seperti hipertensi atau diabetes, segera ditindaklanjuti ke puskesmas," jelasnya.
Harapannya jelas. Dengan program seperti ini, angka penyakit bisa ditekan sebelum jadi parah. Pada akhirnya, kualitas hidup warga diharapkan meningkat, dan generasi muda Banjarmasin bisa tumbuh lebih sehat dan produktif ke depannya.
Penulis: Endun
Editor: Redaktur
Artikel Terkait
Kritik Pengangkatan Nuryanti di Kemnaker, Rekam Jejak Kinerja Dipertanyakan
Angin Kencang Porak-Porandakan Peternakan Ayam di Pati, Kerugian Capai Miliaran
AHY Bagikan Sembako ke Jemaat Gereja, Dana dari Lelang Lukisan SBY
Pemerintah Tetapkan 16 Hari Libur Nasional dan 6 Cuti Bersama untuk Tahun 2026