Ini bukan kali pertama Turki menghadapi musibah udara dalam beberapa bulan terakhir. Ingatan masih segar tentang insiden November lalu, ketika sebuah pesawat kargo C-130 jatuh di Georgia. Pesawat yang sedang dalam perjalanan pulang dari Azerbaijan itu menewaskan seluruh 20 orang di dalamnya. Pasca-kejadian itu, otoritas sempat menanggungkan operasional pesawat kargo sejenis.
Di sisi lain, nasib sial sepertinya juga menimpa jet tempur F-16 buatan Lockheed Martin (AS) di berbagai belahan dunia. Beberapa bulan belakangan, pesawat tempur andalan banyak angkatan udara ini terlibat dalam sejumlah kecelakaan mematikan.
Ambil contoh di Polandia. Agustus tahun lalu, sebuah F-16 jatuh saat sedang mempersiapkan diri untuk pertunjukan udara. Pilotnya tidak selamat.
Rentetan insiden ini tentu menyisakan tanda tanya besar. Namun begitu, untuk kasus di Balikesir, semua pihak kini hanya bisa menunggu hasil penyelidikan yang lebih detail.
Artikel Terkait
AJ Bramah Cetak 35 Poin dan Bawa Tim Yudha Juara di IBL All-Star 2026
Wali Kota Semarang Kunjungi dan Beri Bantuan kepada Korban Pembegalan di Jalan Halmahera
Menteri Agama Tekankan Kolaborasi dengan Ormas di Pembukaan Muktamar Mathlaul Anwar
Presiden Prabowo Lantik Hakim Konstitusi, Anggota Ombudsman, dan Duta Besar