Namun begitu, di balik kegembiraan pertemuan ini, ada juga harapan yang disampaikan. Para mahasiswa berharap pemerintah tak melupakan mereka yang sedang belajar jauh dari rumah. Dukungan berupa beasiswa dan program pengembangan kompetensi menjadi poin penting yang mereka angkat.
“Harapan kami, pemerintah lebih mendukung mahasiswa di luar negeri, baik dari sisi beasiswa maupun program pengembangan kemampuan,” jelas Teuku Dayan.
Malam itu pun ditutup dengan doa bersama. Para mahasiswa memanjatkan harapan agar seluruh agenda kerja presiden di Yordania berjalan lancar tanpa kendala.
“Semoga semua urusan Pak Presiden di Yordania dimudahkan dan kembali ke Indonesia dengan selamat,” tambah Fuad lagi.
Pertemuan singkat ini, pada akhirnya, lebih dari sekadar sambutan seremonial. Ia menjadi bukti nyata hubungan yang tetap hangat antara pemerintah dan anak-anak muda Indonesia di perantauan. Sekaligus, momen penting untuk mendengar langsung suara dan aspirasi generasi penerus bangsa yang sedang menuntut ilmu di negeri orang.
Artikel Terkait
Menteri Agama Tekankan Kolaborasi dengan Ormas di Pembukaan Muktamar Mathlaul Anwar
Presiden Prabowo Lantik Hakim Konstitusi, Anggota Ombudsman, dan Duta Besar
Perundingan AS-Iran di Islamabad Buntu, Kedua Pihak Saling Menyalahkan
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Julio, Lepas dari Kenakalan Remaja