Ada proses yang harus dilalui dulu. Menurutnya, Kementerian PANRB harus mengumpulkan usulan dari berbagai instansi terlebih dahulu. Mereka perlu tahu betul formasi dan kompetensi apa saja yang dibutuhkan oleh tiap kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah.
"Saya enggak bisa mengarang kan. Saya enggak bisa mengarang kompetensi apa yang dibutuhkan oleh instansi," tegas Rini, menekankan bahwa semua harus berdasarkan data yang valid.
Di sisi lain, persiapan administratif sudah mulai bergulir. Untuk menunjang tes nanti, Kementerian PANRB disebutkan sudah mengajukan kebutuhan anggaran kepada Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
"Kami sudah bersurat kepada Menteri Keuangan untuk segera dihitung begitu ya," jelasnya.
Jadi, intinya seperti ini: peluangnya besar, sekitar 160 ribu kursi. Tapi, semua masih dalam tahap persiapan. Masyarakat diminta untuk bersabar dan menunggu pengumuman resmi, sambil tentunya mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Artikel Terkait
Salat Jamak: Keringanan Islam dalam Kondisi Tertentu
Gubernur DKI Serukan Pelestarian Budaya Betawi di Tengah Dinamika Jakarta
Adik Bacok Kakak Kandung di Cakung Usai Ditegur Soal Pelecehan
Israel Serang Gaza, Tewaskan 7 Orang Meski Gencatan Senjata Berlaku