Gol ketiga datang tak lama berselang, tepatnya di menit ke-53. Lagi-lagi Sidibe yang menjadi bintang. Ia merayakan brace-nya malam itu dengan sundulan atau tembakan dari jarak dekat tergantung bagaimana Anda melihatnya. Yang pasti, gawang Semen Padang bobol untuk ketiga kalinya.
Bernard Doumbia kemudian menjadi penutup yang sempurna di menit ke-74. Ia melengkapi pesta gol Bhayangkara dengan mencetak gol keempat, sekaligus mengubur harapan Semen Padang untuk sekadar mempersempit kedudukan.
Hasil gemilang ini mendongkrak posisi Bhayangkara ke peringkat lima klasemen. Mereka kini mengumpulkan 35 poin dari 23 laga. Situasinya sangat berbeda untuk Semen Padang. Kekalahan ini membenamkan mereka lebih dalam di zona degradasi, terperangkap di posisi 17 dengan koleksi 23 poin dari jumlah pertandingan yang sama.
Bagi Semen Padang, perjalanan masih panjang tapi sudah sangat mendebarkan. Sementara Bhayangkara, momentum ini tentu harus dijaga jika ingin terus mengejar puncak.
Artikel Terkait
Mantan Presiden Yoon Suk-yeol Ajukan Banding Atas Vonis Seumur Hidup
Presiden Sheinbaum Jaminkan Keamanan Piala Dunia 2026 di Guadalajara Pascabentrokan Berdarah
Persebaya vs PSM: Duel Penuh Tekanan untuk Hentikan Tren Kekalahan
Baznas DKI Ingatkan Proses Hapus Tato Lebih Sulit Dibanding Pasang