Dampaknya kini terasa. Hongaria dan Slovakia sampai mengancam akan memutus pasokan listrik ke Ukraina jika minyak tak lagi mengalir. Ancaman itu serius. Sekitar 70 persen listrik impor Ukraina bergantung pada kedua negara itu, sementara separuh lebih pembangkit listrik dalam negeri mereka sudah hancur atau rusak parah akibat perang.
Ketegangan diplomatik pun meruyak. Pada hari yang sama, Senin itu, Hongaria memblokir rencana sanksi tambahan Uni Eropa untuk Rusia dan sebuah paket pinjaman besar untuk Ukraina. Langkah ini dianggap sebagai pukulan bagi konsensus Eropa yang mendukung Kyiv, tepat menjelang peringatan empat tahun perang.
Kemarahan Hongaria diungkapkan langsung oleh Perdana Menterinya, Viktor Orban. Dalam sebuah surat kepada Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa, yang dilihat Reuters, Orban menyebut gangguan pada Druzhba sebagai "tindakan permusuhan tanpa provokasi yang merusak keamanan energi Hongaria."
Ia berjanji akan terus memblokir pinjaman untuk Ukraina sampai masalah ini menemui jalan keluar. Ancaman itu menggantung, menambah rumit peta konflik yang sudah terlampau ruwet.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tiba di Yordania, Dijemput Langsung Putra Mahkota untuk Pertemuan dengan Raja Abdullah
Kapolda Riau Buka Ruang Kritik dan Perkenalkan Konsep Green Policing
Remaja Perempuan di Malang Tewas Dibunuh, Pacar Ditangkap Usai Identifikasi DNA
Imipas Longgarkan Standar Risiko Narapidana untuk Atasi Kepadatan Lapas