Yosep mengenang keponakannya itu sebagai anak yang ceria. Punya hobi menyanyi dan mahir memetik gitar. Kini, semua kenangan itu tinggal cerita.
"Kami mengharapkan pihak Kepolisian Polres Sikka segera mencari pelaku, memprosesnya sesuai hukum, dan memberikan hukuman seberat-beratnya," tegasnya.
Evakuasi dari TKP sendiri berlangsung alot. Medannya terjal, tak bisa dilalui kendaraan. Akhirnya, petugas Inafis Polres Sikka dibantu warga terpaksa memikul jenazah menggunakan bambu. Mereka bergantian menempuh jarak beberapa kilometer dengan beban di pundak, sebelum jenazah bisa dipindahkan ke mobil pick-up.
Sampai berita ini diturunkan, jasad STN masih berada di rumah sakit untuk pemeriksaan forensik. Tim Inafis dan Polsek Kewapante masih bekerja di TKP, mengumpulkan barang bukti yang bisa mengungkap sebab kematian. Pemerintah Desa Rubit dan keluarga korban hanya bisa menunggu dan berharap. Mereka mendesak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus yang merenggut nyawa remaja malang ini.
Artikel Terkait
Mengenal Uang Kartal dan Giral: Perbedaan Penerbit, Bentuk, dan Kekuatan Hukum
Proyek Jalan Desa di Pandeglang Rampung, Namun Bronjong Penahan Tanah Alami Penurunan
BTN Siapkan KPR Bundling, Biayai Rumah dan Perabotan dalam Satu Akad
Ibas Buka Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Jawa Barat