Yosep mengenang keponakannya itu sebagai anak yang ceria. Punya hobi menyanyi dan mahir memetik gitar. Kini, semua kenangan itu tinggal cerita.
"Kami mengharapkan pihak Kepolisian Polres Sikka segera mencari pelaku, memprosesnya sesuai hukum, dan memberikan hukuman seberat-beratnya," tegasnya.
Evakuasi dari TKP sendiri berlangsung alot. Medannya terjal, tak bisa dilalui kendaraan. Akhirnya, petugas Inafis Polres Sikka dibantu warga terpaksa memikul jenazah menggunakan bambu. Mereka bergantian menempuh jarak beberapa kilometer dengan beban di pundak, sebelum jenazah bisa dipindahkan ke mobil pick-up.
Sampai berita ini diturunkan, jasad STN masih berada di rumah sakit untuk pemeriksaan forensik. Tim Inafis dan Polsek Kewapante masih bekerja di TKP, mengumpulkan barang bukti yang bisa mengungkap sebab kematian. Pemerintah Desa Rubit dan keluarga korban hanya bisa menunggu dan berharap. Mereka mendesak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus yang merenggut nyawa remaja malang ini.
Artikel Terkait
Hino Perkenalkan Truk Pemadam Kebakaran Berbasis Sasis 300 Series di GIICOMVEC 2026
Baznas Gelar Turnamen Padel untuk Kumpulkan Dana Bencana Sumatera
Dua Perempuan Diamankan Polisi Diduga Lakukan Sumpah dengan Menginjak Al-Quran
Barcelona Hadapi Espanyol dalam Derby Catalunya, Usai Tekuk di Liga Champions