"KBRI telah memiliki rencana kontijensi yang sewaktu-waktu dapat diimplementasikan apabila dipandang diperlukan. Berdasarkan pantauan KBRI Meksiko situasi dilaporkan sudah berangsur membaik," ucap Heni.
Penegasan juga diberikan. KBRI Meksiko, bersama Konsul Kehormatan RI, dikatakan terus memantau perkembangan dan berkomunikasi rutin dengan WNI untuk memastikan keamanan mereka.
Lantas, apa yang sebenarnya terjadi di Meksiko? Pemicu keributan ini adalah kabar tewasnya Nemesio Oseguera, atau yang lebih dikenal sebagai "El Mencho", pemimpin kartel Jalisco (CJNG). Dia dilaporkan gugur dalam sebuah operasi militer pada Minggu, 22 Februari 2026.
Kronologinya, El Mencho terluka dalam baku tembak dengan tentara di Kota Tapalpa. Dia kemudian meninggal dunia saat sedang dalam perjalanan udara menuju Mexico City untuk perawatan.
Kematiannya ternyata jadi pemicu kekacauan. Anggota kartel yang murka membalas dengan membakar pusat-pusat bisnis dan menyerbu fasilitas umum. Bahkan sebuah penjara diserang dengan rentetan tembakan, yang berujung pada kaburnya 23 orang dari dalamnya. Situasi yang memang sempat mencemaskan.
Artikel Terkait
Dana Otsus Triwulan I 2026 Cair untuk 16 Daerah Papua, Penyaluran Tercepat Sejak Implementasi
Pembangunan Jalan Pengganti di Batu Tulis Bogor Dimulai, Proses Lelang Fisik Masih Berjalan
Surabaya Raih Penghargaan Global untuk Inovasi Popok Pakai Ulang
Wakil Bupati Badung Tinjau Banjir di Legian, Normalisasi Sungai Jadi Solusi Jangka Panjang