Kalau kamu melintas di Jalan Raya Pagedangan, Kabupaten Tangerang, pemandangannya bakal beda. Di sini, lapangan padel tumbuh bak jamur di musim hujan. Dua desa, Pagerhaur dan Rancalele, sekarang lebih dikenal dengan sebutan 'Kampung Padel'.
Pantauan di lokasi pada Selasa lalu, setidaknya ada tujuh lapangan yang berjejer di sepanjang jalan itu. Mereka berdekatan, bahkan ada yang saling berseberangan jalan. Di Rancalele, dua lapangan cuma dipisahkan jarak sepuluh langkah kaki. Sementara di Pagerhaur, kerapatannya makin kentara. Enam lapangan saling berhimpitan ada yang bersebelahan, ada yang berhadapan. Jarak terjauh antar lapangan mungkin cuma 15 meter.
Hal yang menarik, parkirannya beragam. Sebagian lapangan punya area parkir sendiri di dalam, tapi ada juga yang menitipkan kendaraan pemainnya di lahan terpisah.
Yang bikin suasana unik, lapangan-lapangan ini berbaur langsung dengan kehidupan warga. Beberapa berdempetan dengan dinding rumah penduduk. Bayangkan, sambil menyeduh kopi di dapur, pemilik rumah bisa menyaksikan langsung permainan padel dari jendelanya. Lokasi lainnya terselip di antara hiruk-pikuk pertokoan, warung makan, hingga bengkel.
Nah, padel bukan satu-satunya yang ada. Kawasan ini ternyata lengkap. Fasilitas olahraga lain seperti gym, lapangan golf, dan badminton juga mudah ditemui. Bahkan, toko yang khusus menjual peralatan padel dan golf pun ada di sini, melengkapi kebutuhan para penggemar olahraga.
Artikel Terkait
Warga Gugat Pemkab Pandeglang dan Pemprov Banten ke PN Soal Jalan Rusak
Kemendikdasmen Revitalisasi 389 SMK dan Salurkan Ribuan Papan Digital di Kawasan Timur
Pemerintah Iran Akui Hak Demo Mahasiswa, Tentukan Garis Merah yang Tak Boleh Dilanggar
DPR Desak Pemerintah Buka Data Komitmen Impor Beras dari AS